Tanda Kolesterol Tinggi Terlihat Jelas dari Kaki, Pernah Cek?

Ilustrasi asam urat (Photo by Imani Bahati on Unsplash)

Kadar kolesterol jahat atau LDL yang tinggi adalah salah satu momok bagi sebagian besar orang. Sebab, kadar LDL yang tinggi dapat menyulitkan peredaran darah akibat adanya timbunan lemak di pembuluh darah.

Bila kondisi tersebut terus terjadi, risiko penyakit jantung, stroke, hingga memburuknya sirkulasi darah bisa meningkat. Diketahui, kebiasaan merokok, diabetes, hipertensi, riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner, penyakit ginjal kronik, peradangan kronik, hingga obesitas adalah sejumlah faktor yang dapat memicu terjadinya lonjakan kadar kolesterol.

Kolesterol biasanya muncul dengan gejala yang sering tidak disadari. Maka dari itu, penting bagi seseorang untuk mengenali tanda-tanda kolesterol, salah satunya yang terlihat di kaki.

Meskipun tidak terjadi pada semua kasus, kondisi kaki, yakni bagian tumit, kaki bagian depan, dan jari kaki yang mendadak keram bisa menandakan kadar kolesterol yang tinggi.

Umumnya, gejala keram terjadi lebih parah saat tidur di malam hari. Hal ini biasanya disebabkan oleh masalah aliran darah akibat arteri yang tersumbat plak.

Menggantungkan kaki dari tempat tidur atau duduk bisa menjadi pilihan untuk meredakan keram. Sebab, posisi tersebut bisa membantu darah mengalir ke bawah akibat gaya gravitasi.

Selain itu, nyeri pada paha hingga betis juga bisa menjadi salah satu tanda-tanda kolesterol yang jarang disadari. Rasa sakit ini kerap terjadi saat berjalan, meskipun dalam jarak dekat.

Lalu, perubahan pada warna kulit dan kuku, serta kaki terasa yang dingin juga sering terjadi pada penderita kolesterol tinggi. Hal tersebut terjadi karena kadar oksigen yang kurang dan nutrisi yang tidak cukup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*