Tamara Tyasmara & Guru Sekolah Diperiksa Terkait Kasus Kematian Dante

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengatakan hari ini polisi memeriksa dua saksi terkait kematian Dante, termasuk Tamara Tyasmara.

 

Jakarta, CNN Indonesia —
Polisi kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap selebritas Tamara Tyasmara dalam kasus kematian anaknya, Dante (6) yang dibunuh kekasihnya, Yudha Arfandi.

“(Pemeriksaan hari ini) ibu korban (Tamara Tyasmara)” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu saat dihubungi, Rabu (21/2).

Rovan menyampaikan selain Tamara, pihaknya juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi lainnya untuk dimintai keterangan terkait kasus ini.

“(Selain Tamara) pemeriksaan ahli renang, guru (Dante),” ucap dia.

Sebelumnya, Dante anak dari Tamara dilaporkan meninggal dunia karena tenggelam saat berenang di kolam renang di kawasan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu (27/1).

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, polisi menetapkan Yudha Arfandi, yang merupakan kekasih Tamara, sebagai tersangka dalam kasus ini.

Yudha pun ditangkap aparat kepolisian di daerah Pondok Kelapa. Usai menjalani serangkaian pemeriksaan, polisi lantas melakukan penahanan terhadap Yudha.

Dalam kasus ini, Yudha dijerat Pasal 76c Jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 dan atau Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP.

Kepada polisi, Yudha mengaku alasannya membenamkan Dante di kolam renang itu adalah untuk latihan pernapasan agar lebih kuat.

Berdasarkan hasil autopsi, Dante dipastikan meninggal karena tenggelam. Hal ini berdasarkan tanda-tanda yang ditemukan pada tubuh korban.

(dis/kid)

Tamara Tyasmara Beber Isi Chat dengan Tersangka Yudha ke Polisi

Artis Tamara Tyasmara menunjukkan isi chat dirinya dengan kekasihnya, Yudha Arfandi, yang kini berstatus tersangka atas kematian Dante.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Artis Tamara Tyasmara menunjukkan isi chat dirinya dengan kekasihnya, Yudha Arfandi, yang kini berstatus tersangka atas kematian Dante.
Isi percakapan itu ia tunjukkan saat menjalani pemeriksaan psikologi selama tiga jam terkait kasus dugaan pembunuhan anaknya, Dante, di Polda Metro Jaya, Kamis (15/2).

“Kan saya tunjukkin handphone saya,” ucap Tamara.

Kepada penyidik, ia juga menyampaikan sudah menjalin hubungan sekitar dua tahun dengan Yudha. Peristiwa yang dialaminya selama berpacaran dengan Yudha juga telah disampaikan ke aparat.

“Semua selama aku pacaran dua tahun semua sudah aku sampaikan ke penyidik terus tadi psikolog forensik sudah aku jelaskan semua,” tutur dia.

Kuasa hukum Tamara, Sandy Arifin menyebut pemeriksaan terhadap kliennya belum rampung. Sebab, kliennya merasa kelelahan sehingga meminta pemeriksaan ditunda.

“Dikarenakan keadaan kondisinya klien kami juga mungkin capek, nanti kita akan schedule ulang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Sandy di Polda Metro Jaya usai pemeriksaan.
tenggelam saat berenang di kolam renang di kawasan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu (27/1).

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, polisi menetapkan Yudha Arfandi yang merupakan kekasih Tamara, sebagai tersangka dalam kasus ini.

Yudhaditangkap aparat kepolisian di daerah Pondok Kelapa. Usai menjalani serangkaian pemeriksaan, polisi lantas melakukan penahanan terhadap Yudha.

Dalam kasus ini, Yudha dijerat Pasal 76c Jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 dan atau Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP.

Kepada polisi, Yudha mengaku alasannya membenamkan Dante di kolam renang itu adalah untuk latihan pernapasan agar lebih kuat.

Berdasarkan hasil autopsi, Dante dipastikan meninggal karena tenggelam. Hal ini berdasarkan tanda-tanda yang ditemukan pada tubuh korban.

“Keterangan dari penyidik soal tanda-tanda terendam, tanda kekurangan oksigen dengan bibir keunguan, korban kekerasan oksigen berat. Sementara, kami simpulkan korban meninggal tenggelam atau masuknya air ke dalam organ.” kata Dokter forensik Farah Kaurow, Senin (12/2).

(dis/pta)

Jokowi Kumpulkan Semua Menteri, Bahas APBN untuk Presiden Baru

Presiden Jokowi mengumpulkan semua menteri di Istana Negara dalam sidang kabinet paripurna untuk membahas sejumlah isu krusial.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Presiden Joko Widodo mengumpulkan semua menteri di Istana Negara, Jakarta dalam sidang kabinet paripurna untuk membahas sejumlah isu krusial.
Salah satu pembahasan yang ditekankan Jokowi adalah persiapan transisi kepemimpinan. Dia ingin anak buahnya menyiapkan Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 dengan memperhatikan program presiden terpilih.

“RKP dan kebijakan fiskal adalah jembatan untuk menjaga keseimbangan pembangunan dan mengakomodasi program-program presiden terpilih hasil Pilpres 2024,” kata Jokowi dalam sidang di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/2).

Jokowi mengatakan penyiapan RAPBN 2025 harus menunggu hasil pilpres resmi dari KPU. Hal itu karena APBN 2025 akan dijalankan oleh presiden terpilih.

Hal lain yang ditekankan Jokowi adalah persiapan menyambut Ramadan dan Idulfitri. Dia ingin menteri-menteri memastikan harga kebutuhan pokok.

“Saya minta utamanya menjaga persediaan pangan dan juga stabilitas harga pangan terutama bahan pokok dan juga percepatan pembagian seluruh paket perlindungan sosial dan jarlinsos,” ujarnya.

Jokowi juga menitipkan soal persiapan mudik. Dia ingin mudik tahun ini dikelola dengan baik oleh pemerintah.

“Cek betul persiapan infrastruktur dan moda transportasi yang akan digunakan mudik masyarakat. Saya kira ini tiap tahun kita persiapan karena ini event tahunan,” ujar Jokowi.

Sidang kabinet paripurna adalah rapat bulanan yang digelar pemerintah untuk membahas isu-isu terkini. Sidang hari ini adalah sidang pertama setelah pemungutan suara Pemilu Serentak 2024.

Menteri Pertahanan yang juga calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto turut hadir dalam sidang kali ini.

(dhf/pmg)

Budiman Anggap Hak Angket Usulan Ganjar Hanya Munculkan Masalah Baru

Wakil Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko menyebut dugaan kecurangan Pemilu 2024 urusan hukum. Kalau dibawa ke DPR maka jadi urusan politik

 

Jakarta, CNN Indonesia — Wakil Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko menilai rencana penggunaan hak angket di DPR guna mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024 hanya akan melahirkan permasalahan baru.
Ia menyebut hak angket itu belum tentu menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Secara fundamental akan menimbulkan masalah baru, masalah lamanya tidak selesai. Secara praktis kelihatannya itu tidak realistis,” kata Budiman saat ditemui di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (23/2).

Budiman mengatakan bahwa sengketa pemilu merupakan persoalan hukum. Secara konstitusional, urusan itu merupakan kewenangan Mahkamah Konstitusi.

Menurutnya, jika dugaan kecurangan pemilu itu dibawa ke DPR lewat hak angket justru akan menyeretnya ke urusan politik.

“Ketika jadi politis urusannya bukan benar salah secara hukum, itu bisa subjektif jadinya. Kepentingan, subjektif,” ucap dia.

Budiman menyampaikan bahwa perkara sengketa pemilu itu seharusnya dibawa ke MK seperti yang telah diatur dalam undang-undang. Menurutnya penyelesaian sengketa pemilu melalui MK takkan menimbulkan masalah baru.

“Toh ada jalur MK, Mahkamah Konstitusi, ya yang bisa menyelesaikan masalah jika memang kecurangan itu ada tanpa menimbulkan permasalahan baru,” ujarnya.

Sebelum itu, Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo ingin partai-partai pengusungnya menggunakan hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Akan tetapi, partai-partai pengusungnya pun belum satu suara. PPP masih ingin fokus mengawal penghitungan suara legislatif yang masih dilakukan KPU. Urusan hak angket belum dibicarakan serius.

“Kita masih memikirkan penghitungan suara di lapangan. Tentu kalau ada kecurangan, data-data bukti-bukti, kita kumpulkan,” ucap petinggi PPP Achmad Baidowi, Kamis (22/2).

Ketua Majelis Kehormatan PPP, Zarkasih Nur bahkan blak-blakan menolak wacana penggunaan hak angket di DPR.

Zarkasih meminta Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono untuk mempertimbangkan dengan cermat usulan hak angket oleh Ganjar. Menurut dia, hak angket hanya berpotensi menimbulkan perpecahan.

“Kami rasa tidak perlu sejauh itu hak angket tidak harus sejauh itu, sebab kalau ada kecurangan pemilu kan sudah ada jalurnya,” kata Zarkasih lewat keterangan tertulis, Jumat (23/2).

(mnf/bmw)

Siswi SMP Diperkosa Bapak, Kakak, Paman saat Ibu Sakit, Pelaku Dibekuk

Siswi SMP di Surabaya jadi korban pencabulan bapak, kakak, dan dua pamannya sendiri ketika sang ibu sakit. Para pelaku sempat 'disidang' di keluarga besar.

 

Surabaya, CNN Indonesia — Seorang siswi SMP berusia 12 tahun di Tegalsari, Surabaya, jadi korban pemerkosaan oleh bapak, kakak dan dua pamannya sendiri. Para pelaku mengaku ‘khilaf’.
Empat pelaku itu yakni, ayah korban berinisial PE (43), kakak korban MA (17), serta kedua pamannya, I (43) dan JW (49).

Bibi korban berisinial SN (41) bercerita, korban ini tinggal bersama ayah, ibu, kakak, dan dua pamannya di sebuah rumah dua lantai di kecamatan Tegalsari.

Kejadian pelecehan ini sendiri disebut dilakukan keempat pelaku saat ibu korban sedang berobat dan dirawat di rumah sakit karena stroke ringan.

“Kamar beda-beda. Ada tiga kamar,” kata SN, saat ditemui, Sabtu (20/1).

Ketika ibu korban, AR, dirawat di rumah sakit, saat itulah PE dan MA melecehkan korban. Keduanya juga diduga menyetubuhi B di sebuah kamar di lantai dua rumahnya.

Sementara, dua pamannya, I dan JW, melecehkan B beberapa kali sambil bercanda.

“Hewan pun enggak akan tega, kalau seperti itu kan lebih rendah dari binatang,” ucap SN, marah.

Perbuatan bejat empat orang itu baru terbongkar saat korban mengadu ke ibunya, sepulang dari rumah sakit. Mereka pun akhirnya melapor ke polisi.

Karena kondisi korban yang masih ketakutan bila bertemu para pelaku, akhirnya ibu dan korban mengungsi sementara ke rusun neneknya di kawasan Kenjeran, Surabaya.

“Saya tahu pas ibunya lapor ke polisi. Terus langsung kebongkar. Kamis itu ibunya sakit, Jumat langsung di jemput (korban) nginep tempat kerabatnya di Rusunawa,” ucapnya.

Sebelum lapor polisi, SN mengatakan keluarga besarnya sebenarnya sempat ‘menyidangkan’ empat pelaku itu.

Mereka mencecar ayah, kakak dan dua paman korban. Tapi pengakuan keempatnya, perbuatan bejat itu mereka lakukan karena khilaf.

“Kami tekan seperti apapun jawabannya tetap satu; khilaf,” cetus dia.

SN mengatakan peristiwa ini jelas menjadi aib bagi keluarga besarnya. Ia menyesalkan dan malu. Dia pun meminta empat orang itu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Keluarga pasti malu kan aib keluarga saya, empat laki semua. Itu masih ada sambung darah, saya sesalkan.” pungkasnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengaku pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait kasus itu. Para pelaku pun sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka.

“Sudah. Sudah ditangkap kok, yang juga sama bapaknya,” kata dia, saat dikonfirmasi.

Polrestabes Surabaya nantinya berencana akan melakukan rilis ungkap kasus ini, Senin (22/1) depan.

(frd/arh)

Caleg PPP Bangkalan Ngamuk di Kantor Kecamatan Gegara Kesal Suara Berkurang

Caleg PPP Sampang ngamuk di Kantor Kecamatan.

Jakarta – Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sonhaji, mengamuk di Kantor Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Dia mengamuk karena merasa perolehan suara miliknya turun drastis dari perolehan awal.
Dilansir detikJatim, Sabtu (24/2/2024), Sonhaji mengamuk di hadapan para petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Aksinya itu terekam video sejumlah pendukungnya yang turut mendatangi kantor kecamatan yang juga menjadi sekretariat PPK Kwanyar.

Pria yang masih aktif sebagai anggota Komisi D DPRD Bangkalan ini datang bersama puluhan pendukungnya kemudian melakukan aksi di depan kantor kecamatan. Tidak lama kemudian mereka bertemu dengan 5 anggota PPK Kwanyar.

“Saya ingatkan jangan sekali-kali mengubah perolehan suara DPRD Bangkalan, karena kalian akan berhadapan dengan saya dan nyawa taruhannya,” kata Sonhaji, Jumat (23/2).

Sonhaji yang duduk berhadapan dengan 5 anggota PPK itu sempat emosi dan menggebrak meja. Dia kesal karena suaranya turun drastis dari perolehan awal. Ia meminta agar tidak ada penggeseran suara terutama yang berkaitan dengan perolehannya.

“Jangan pernah menggeser suara Sonhaji,” imbuhnya.

Simak selengkapnya di sini.

(fas/fas)

Polisi Bakal Panggil Binus School Serpong Usut Kasus Bullying Siswa

Polisi bakal memanggil pihak Binus School Serpong untuk mengusut kasus bullying atau perundungan terhadap salah satu siswa.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Polisi bakal memanggil pihak Binus School Serpong untuk mengusut kasus bullying atau perundungan terhadap salah satu siswa.
Kendati demikian, Kasie Humas Polres Tangerang Selatan Iptu Wendi belum membeberkan kapan rencana pemanggilan tersebut akan dilakukan oleh penyidik.

“Akan diagendakan oleh penyidik,” kata Wendi saat dikonfirmasi, Kamis (22/2).

Selain itu, Wendi menyebut penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan juga telah mengagendakan pemanggilan terhadap para siswa yang diduga terlibat perundungan.

“Sudah diagendakan, untuk tepatnya kapan mash menunggu keterangan penyidik,” ucap Wendi.

Sebelumnya, seorang siswa Binus School Serpong dilarikan ke rumah sakit karena diduga menjadi korban perundungan oleh seniornya sebagai syarat untuk masuk geng. Aksi perundungan diduga terjadi di warung belakang Binus School.

Korban yang merupakan calon anggota geng disebut harus melakukan beberapa hal yang diminta oleh senior termasuk mendapati kekerasan fisik.

Dari pemeriksaan awal, pelaku perundungan ini diduga lebih dari satu orang. Kemudian, dari hasil visum juga ditemukan sejumlah luka memar hingga bekas luka bakar pada tubuh korban.

Polisi pun telah meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan. Polisi menemukan ada unsur pidana terkait dugaan pelanggaran Pasal 76C Jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang dan/atau Pasal 170 KUHP.

Sementara itu, Binus School Serpong juga membenarkan anak dari artis Vincent Rompies turut terlibat dalam kasus bullying di Binus School Serpong.

Tak hanya itu, imbas aksi perundungan itu Binus School Serpong juga telah melakukan investigasi dan memberikan sanksi kepada mereka yang diduga terlibat.

“Seluruh siswa yang terbukti melakukan tindakan kekerasan sudah tidak menjadi bagian dari komunitas Binus School. Sejumlah siswa lain yang turut menyaksikan kejadian tersebut tanpa melakukan tindakan pencegahan maupun pertolongan juga telah mendapatkan sanksi disiplin keras,” kata Hubungan Masyarakat Binus School Education, Haris Suhendra dalam keterangan tertulis, Rabu (21/2).

(dis/isn)

Red Sparks Umumkan Tiket Ludes Pakai Bahasa Indonesia

Red Sparks mengumumkan tiket pertandingan melawan Pink Spiders, Sabtu (24/2), sudah ludes terjual menggunakan bahasa Indonesia.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Red Sparks mengumumkan tiket pertandingan melawan Pink Spiders, Sabtu (24/2), sudah ludes terjual menggunakan bahasa Indonesia.

Pengumuman itu diungkap pihak Red Sparks melalui akun Instagram resmi klub pada Rabu (21/2) siang.

“Pengumuman. Tiket pertandingan putaran enam lawan Pink Spiders terjual habis,” tulis Red Sparks yang membuat pengumuman menggunakan bahasa Korea dan bahasa Inggris.

Duel Red Sparks vs Pink Spiders akhir pekan ini merupakan salah satu laga krusial bagi Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan.

Pink Spiders untuk sementara memuncaki klasemen Liga Voli Korea dan meraih poin pada laga itu penting bagi Red Sparks untuk menjaga peluang merebut posisi tiga klasemen akhir dan lolos ke babak playoff.

Pengumuman menggunakan bahasa Indonesia oleh Red Sparks juga sangat menarik. Keputusan itu memiliki arti banyak penonton asal Indonesia yang ingin menyaksikan langsung pertandingan Red Sparks melawan Pink Spiders.

“Berkat dukungan yang hangat dari para penggemar, 24 Februari (Sabtu), tiket antara Red Sparks vs Pink Spiders untuk pertandingan kandang, Kami memberitahu Anda bahwa semua kursi sudah terjual habis. Terima kasih banyak karena selalu menyukai Jung Gwan Jang Red Sparks,” tulis Red Sparks.

Keputusan Red Sparks merekrut Megawati di Liga Voli Korea membuahkan hasil positif, baik di dalam dan luar lapangan. Selain prestasi Red Sparks yang meningkat drastis, kehadiran Megawati juga memberi efek banyaknya penonton asal Indonesia yang hadir di stadion.

Red Sparks akan melakoni pertandingan terakhir putaran kelima Liga Voli Korea dengan melawan GS Caltex di Gymnasium Jangchung, Seoul, Rabu sore mulai pukul 17.00 WIB.

(har/har)

Anies Klaim Koalisi Perubahan Siap Terlibat Angket, PKS Masih Kaji

PKS dan PPP masih bakal mengkaji usul Ganjar soal hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Juru Bicara PKS M Kholid mengatakan PKS masih bakal mengkaji pengajuan hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024 seperti yang diusulkan calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo.
Menurutnya, sampai saat ini belum ada bahasan soal hak angket di DPR itu.

“Hingga saat ini, internal PKS belum membahas terkait ide hak angket ini. Tentu, kami akan mengkaji terlebih dahulu hal tersebut,” kata Kholid kepada CNNIndonesia.com, Rabu (21/2).

Kholid mengatakan PKS akan mendiskusikan hal ini bersama PKB dan NasDem sebagai tim pengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Ia pun menghormati gagasan dan inisiatif PDIP terkait usulan itu. Baginya, gagasan itu baik sebagai ikhtiar mengawal jalannya pemilu ini agar berjalan dengan jujur dan adil.

“PKS akan mendengarkan suara dan aspirasi rakyat terkait hak angket, apakah diperlukan atau tidak. PKS saat ini sedang bekerja untuk fokus mengawal suara, dan memastikan suara tersebut tidak dicurangi,” ucap dia.

Senada dengan PKS, Ketua DPP PPP Ahmad Baidowi atau Awiek mengatakan masih mengkaji usulan Ganjar tersebut. Sebab, PPP masih fokus mengawal rekapitulasi suara Pemilu 2024.

“Kami masih fokus ngurus perhitungan suara ya di rekapitulasi. Nantilah kami kaji data-datanya. Dan sekarang juga masih reses,” kata Awiek saat dihubungi terpisah.

Sebelumnya Ganjar mengajak para partai pengusungnya dan pengusung Anies-Imin di DPR untuk menggulirkan hak angket mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Ganjar telah mengusulkan wacana hak angket ke partai pengusungnya di DPR, yaitu PDIP dan PPP. Namun, usulan itu harus mendapat banyak dukungan partai lain agar memenuhi syarat lebih dari 50 persen anggota dewan.

“Makanya kita harus membuka pintu komunikasi dengan partai pendukung Anies-Muhaimin,” kata Ganjar dikutip dari keterangan tertulis TPN Ganjar-Mahfud, Senin (19/2).

Merespons itu, Anies Baswedan menyebut tiga partai yang tergabung di Koalisi Perubahan yakni PKS, PKB, dan NasDem siap ambil bagian dan memuluskan inisiasi tersebut di DPR. Ia menilai inisiasi itu merupakan suatu hal yang baik.

“Saya yakin partai Koalisi Perubahan siap untuk menjadi bagian dari itu,” kata Anies di Yusuf Building Law Firm, Jakarta Selatan, Selasa (20/2).

Anies mengaku kubunya telah menyiapkan data-data yang diperlukan untuk mengajukan hak angket tersebut.

Hak angket merupakan salah satu hak DPR untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan suatu undang-undang/kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Hak angket digunakan untuk melakukan penyelidikan pada pemerintah mengenai pertanggungjawaban hukum.

(rzr/tsa)

Bocoran Pencairan THR PNS dari Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan THR untuk PNS dan abdi negara lainnya mulai cair pada H-10 lebaran.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan THR PNS mulai cair pada 10 hari sebelum Idulfitriatau H-10 Lebaran.
Saat ini, pemerintah masih menggodok rancangan peraturan pemerintah (RPP) khusus THR Lebaran.

“Jadi untuk proses penyusunan RPP-nya dan supaya bisa dieksekusi pada biasanya 10 hari sebelum lebaran. Persiapannya mulai dilakukan sekarang. Jadi tadi dilaporkan pada bapak presiden,” kata Sri Mulyani di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/2).

Sejak pandemi covid-19, pemerintah belum pernah memberikan THR secara penuh untuk ASN, TNI, dan Polri.

Tahun lalu, tunjangan kinerja yang merupakan salah satu komponen THR hanya dibayar 50 persen.

Sempat muncul petisi berjudul ‘Revisi Aturan THR Tahun 2023 untuk ASN’ pada 30 Maret 2023.

Namun, pemerintah tetap tak mencairkan THR secara penuh karena kondisi keuangan masih diwarnai ketidakpastian global.

“Sebagaimana telah disampaikan, pemerintah mengalokasikan THR dan Gaji ke-13 untuk aparatur negara dan pensiunan sebagai apresiasi terhadap kontribusi mereka dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan negara. Kita masih diliputi ketidakpastian akibat kondisi geopolitik dan ekonomi global yang dinamis,” kata Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo kepada CNNIndonesia.com pada Maret lalu.

(dhf/sfr)